Tampilkan postingan dengan label umum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label umum. Tampilkan semua postingan

Rabu, 27 Maret 2013

Cara menghitung tetesan infus

Rumus Tetesan Cairan infus<>Terkadang sebagai perawat, menghitung tetesan infus lebih sering dilakukan dengan ilmu kirologi (kira2), walaupun ada beberapa yang tepat, namun tak banyak juga yang benar-benar meleset jauh, karena kondisi pasien tak bisa semua modal kirologi, beberapa penyakit gagal organ akan sangat berdampak buruk akibat kelebihn cairan yang kita berikan. Sambil mereview lagi, mari kita hitung rumus tetesan infuse

Macro
Jika yang ingin dicari tahu adalah berapa tetesan yang harus kita cari dengan modal kita tahu jumlah cairan yang harus dimasukkan dan lamanya waktu, maka rumusnya adalah:
Tetes/menit : (jumlah cairan x 20) / (Lama Infus x 60)
Jika yang dicari adalah lama cairan akan habis, maka rumusnya adalah sebagai berikut:
Lama Infus: (Jumlah Cairan x 20) / (jumlah tetesan dlm menit x 60)
Misal: seorang pasien harus mendapat terapi cairan 500 ml dalam waktu 4 jam, maka jumlah tetesan yang harus kita berikan adalah (500 x 20 ) / ( 4 x 60 ) = 10000 / 240 = 41,7 = 42 tetes/menit begitupun untuk rumus lama infuse tinggal dibalik aja.
Micro
Selang infuse micro adalah selang infuse yang jumlah tetesannya lebih kecil dari macro, biasanya terdapat besi kecil di selangnya, dan biasanya digunakan untuk bayi, anak dan pasien jantung dan ginjal. Rumus untuk menghitung jumlah tetesannya adalah sebagai berikut:
Jumlah tetes/menit : (Jumlah cairan x 60 ) / (Lama Infus x 60)
Sedangkan rumus lamanya cairan habis adalah sebagai berikut:
Lama waktu : ( Jumlah Cairan x 60) / (jumlah tetesan dalam menit x 60)

2. Rumus Rumpleed test
Rumpleed test biasanya dilakukan untuk mengetahui tanda gejala awal adanya ptekee (bintik merah pada penderita DBD), ptekee muncul akibat pecahnya pembuluh darah kapiler, sehingga pada fase awal tidak akan langsung muncul, oleh karena itu tujuan rumpled test adalah untuk mengetahui lebih awal adanya ptekee. Rumus yang dipakai adalah (Sistole + Diastole) / 2, lalu tahan 5 – 10 menit. jika terdapat sepuluh atau lebih bintik merah, maka dikatakan rumpled test positif, jika kurang maka disebut rumpled test negative. Misal kita melakukan tensi darah hasilnya 120/80 mmHg (systole : 120, Diastole: 80), maka (120 + 80)/2 = 100 mmHg, maka kita pompa hingga alat tensi darah menunjukkan angka 100 mmHg, kita tutup tepat di angka 100 dan tahan selama 5 – 10 menit, lepaskan baru kita hitung jumlah bintik merahnya. Rumpleed test merupakan uji awal adanya gangguan trombosit pada penderita DBD, namun bukanlah hal untuk menegakkan diagnose DBD.

3. Rumus Kebutuhan Cairan
Kebutuhan cairan pada tubuh data dihitung sebagai berikut:
Pada anak < 10 Kg , maka 10 Kg maka dihitung 100 ml/ BB. Missal BB 8 kg maka kebutuhan cairan adalah 8 x 100 = 800 ml/hari. 
Pada anak dengan BB 10 – 20 Kg, maka 1000 ml pada 10 kg pertama dan ditambah 50 ml per Kg penambahan berat badannya. Missal BB = 15 kg, maka 1000 ml ditambah 5 x 50 ml maka menjadi 1250 ml/ hari kebutuhan cairannya Pada seorang dengan berat badan > 20 Kg maka rumusnya adalah 1500 ml pada 20 kg pertama dan ditambah 20 ml/Kg sisanya, missal seseorang dengan BB 40 Kg, maka 20 kg pertama adalah 1500 ml, sedangkan 20 kg sisanya x 20 ml = 400 ml sehingga kebutuhan cairan seseorang dengan berat 40 kg adalah 1500 + 400 ml = 1900 ml/hari


4. Rumus luas Luka Bakar
Rumus luas luka bakar memang terkadang membuat kita harus lebih mengerutkan dahi, karena memang sulit-sulit gampang dalam penerapannya. Rumus pada bayi menggunakan rumus 10 – 20 %, jika tangan dan kaki yang terkena maka 10 %, jika kepala, leher dan badan depan dan belakang maka 20 %. Untuk dewasa menggunakan rumus Rule of Nine yang digambarkan sebagai berikut:



5. Rumus Body mass index (BMI)
Body Mass Index dicari menggunakan rumus BB (Kg) / TB2 (m)

Underweight :
Kurang dari 18.5
Normal : 18.5 - 24.9
Overweight/pre-obes : 25.0 - 29.9
Obes I : 30-34.9
Obes II : 35-39.9
Obes III: lebih dari atau sama dengan 40

Jumat, 18 Januari 2013

GAMBAR RAMBU-RAMBU LALU LINTAS

Berikut ini gambar dari rambu-rambu lalu lintas beserta artinya.

1. Rambu Peringatan
Rambu ini berisi peringatan bagi para pengguna jalan bahwa di depan ada kemungkinan bahaya atau tempat berbahaya. Rambu ini didesain dengan dasar berwarna kuning dengan lambang atau tulisan berwarna hitam dan umumnya berbentuk belah ketupat.

Rambu Peringatan
Rambu Peringatan
Rambu Peringatan
Rambu Peringatan
Rambu Peringatan
2. Rambu Larangan
Rambu ini berisi larangan-larangan yang tidak boleh dilakukan oleh pengguna jalan. Rambu ini dirancang dengan latar putih dan warna lambang atau tulisan merah atau hitam.

Rambu Larangan

Rambu Larangan

Rambu Larangan

Rambu Larangan

3. Rambu Perintah
Merupakan rambu yang berisi perintah yang wajib dilakukan oleh pengguna jalan. Rambu perintah ini didesain dengan bentuk bundar berwarna biru dengan lambang berwarna putih dan merah untuk garis serong sebagai batas akhir perintah.

Rambu Perintah

Rambu Perintah

4. Rambu Petunjuk
Merupakan rambu-rambu yang menunjukkan sesuatu.

Rambu Petunjuk

Rambu Petunjuk

Rambu Petunjuk

Rambu Petunjuk

Rambu Petunjuk

5. Papan Tambahan
Papan tambahan digunakan untuk memuat keterangan yang diperlukan untuk menyatakan hanya berlaku untuk waktu-waktu tertentu, jarak-jarak dan jenis kendaraan tertentu ataupun perihal lainnya sebagai hasil manajemen dan rekayasa lalu lintas.

Papan Tambahan

Papan Tambahan

6. Rambu Nomor Rute
Pada Rambu Petunjuk yaitu setelah rambu penegasan mengenai jarak dan jurusan satu kota atau daerah, ditambahkan dengan rambu petunjuk pendahulu jurusan, rambu petunjuk jurusan dan rambu penegasan jurusan yang menyatakan petunjuk arah untuk mencapai tujuan dilengkapi dengan nomor rute.

Rambu Nomor Rute

Contoh Penempatan Rambu Nomor Rute:

2. Rambu Pendahulu Petunjuk Jurusan yang menunjukkan arah daerah.

Rabu, 31 Oktober 2012

MAKALAH TENTANG HORMON PROLAKTIN

MAKALAH TENTANG HORMON PROLAKTIN

  BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang

Di dalam tubuh manusia banyak terdapat hormon yang dihasilkan oleh kelenjar endokrin. Hormon-hormon tersebut memiliki fungi masing-masing yang tentunya bertujuan memperlancar berlangsungnya kehidupan manusia. Salah satu hormon yang dihasilkan oleh tubuh adalah hormon prolaktin.

Hormon Prolaktin adalah suatu hormon yang dihasilkan oleh kelenjar pituitary yang berfungsi untuk melepaskan ASI. Hormon prolaktin memiliki indikasi tertentu. Artinya hanya digunakan jika terdapat suatu indikasi yang mengharuskan seseorang mengkonsumsi hormon ini. Walaupun pada dasarnya di dalam tubuh manusia, prolaktin dapat diproduksi. Tiap manusia memiliki kadar prolaktin yang berbeda-beda bergantung pada nutrisi dan gaya hidupnya. Terutama dari manajemen laktasi yang benar.

Setiap isapan bayi pada payudara ibunya akan merangsang ujung saraf di sekitar payudara. Rangsangan ini diantar ke bagian depan kelenjar hipofisa untuk memproduksi prolaktin. Prolaktin dialirkan oleh darah ke kelenjar payudara dan akan merangsang pembuatan ASI.

Kejadian dari perangsangan payudara sampai pembuatan ASI disebut refleks Produksi ASI atau Refleks Prolaktin, dan semakin sering ibu menyusui bayinya, akan semakin banyak pula produksi ASI-nya. Semakin jarang ibu menyusui, maka semakin berkurang jumlah produksi ASI-nya.

Pada efek lain prolaktin, prolaktin mempunyai fungsi penting lain, yaitu menekan fungsi indung telur (Ovarium), dan akibatnya dapat memperlambat kembalinya fungsi kesuburan dan haid, dengan kata lain ASI eksklusif dapat menjarangkan kehamilan. (Roesli, 2001).
 
1.2 Tujuan
1.2.1 Tujuan Umum
Mahasiswa sebagai calon tenaga kesehatan dapat mengetahui Hormon Prolaktin.
1.2.2 Tujuan khusus
·         Mahasiswa mengetahui jenis dan kegunaan dari hormon prolaktin.
·         Mahasiswa mengetahui indikasi dan kontra indikasi dari hormon prolaktin.
·         Mahasiswa mengetahui mekanisme kerja dari hormon prolaktin.
·         Mahasiswa mengetahui terapi alam yang memiliki efek sejenis dengan hormon prolaktin
1.3 Manfaat
1.3.1 Manfaat Bagi Penulis
·         Penulis dapat mengaplikasikan ilmu yang telah didapatkan selama pendidikan.
1.4.2 Manfaat Bagi Pembaca
·         Menambah wawasan dan pengetahuan mengenai hormon prolaktin.
BAB II
LANDASAN TEORI
2.1. Definisi Hormon Prolaktin
Hormon adalah zat yang dilepaskan ke dalam aliran darah dari suatu kelenjar atau organ, yang mempengaruhi kegiatan di dalam sel-sel.Sebagian besar hormon merupakan protein yang terdiri dari rantai asam amino dengan panjang yang berbeda-beda. Sisanya merupakan steroid, yaitu zat lemak yang merupakan derivat dari kolesterol.Hormon dalam jumlah yang sangat kecil bisa memicu respon tubuh yang sangat luas. Hormon terikat kepada reseptor di permukaan sel atau di dalam sel. Ikatan antara hormon dan reseptor akan mempercepat, memperlambat atau merubah fungsi sel. Pada akhirnya hormon mengendalikan fungsi dari organ secara keseluruhan.

Hormon prolaktin terdapat pada sebagian besar hewan termasuk manusia. Prolaktin merupakan anggota dari hormon polipeptida berdasarkan sekuen asam amino yang homolog. Prolaktin diproduksi oleh sel yang terdapat pada anterior pituitary.
2.1.1 Struktur Prolaktin
Hormon pertumbuhan, prolaktin dan placental laktogen merupakan anggota dr hormon polipeptida yang signifikan dengan sekuen asam amino yang homolog. Struktur prolaktin pada manusia terdiri atas rantai tunggal asam amino dengan ikatan di sulfida (S-S). Pada asam amino terminal, terdiri atas 199 asam amino. Dengan penambahan ikatan disulfida pada asam amino ke tiga antara Cys-4 dan Cys-11.
2.1.2 Struktur gen Prolaktin.
Pada dasarnya struktur prolaktin hampir mirip dengan struktur hormon pertumbuhan dan placental laktogen. Karena ketiganya dihasilkan dari prekursor yang sama. Pada manusia dan tikus, sepanjang cDNA dari mRNA sekuen homolog ketiga hormon tersebut hampir sama persis.
Gambar struktur prolaktin manusia
1. Reseptor prolaktin terdapat pada jaringan-jaringan antara lain :
a. Kelenjar glandula mamae normal
b. Mammary tumor
  c. Liver
  d. Pancreas
  e. Ginjal
f. Adrenal
g. Placenta
h. Ovary : Sel granulosa dan corpus luteum
i. Testis : Sel leydig
j. Epididimis
k. Seminal vesikel
l. Prostat
m. Lymphosit
n. Choroid plexus
o. Hypotalamus
2. Struktur reseptor
Reseptor prolaktin merupakan glikoprotein. Dari hasil kloning dan sekuensing cDNA-nya diketahui bahwa reseptor prolaktin monomerik dan terentang melewati membran. Bagian ekstra selular terdiri atas 5 sistein dan 3 potensial Asb sites. Pada manusia ukuran reseptor prolaktin sama dengan reseptor hormon pertumbuhan.
3. Regulasi jumlah reseptor
Regulasi reseptor prolaktin kebanyakan diteliti di bagian liver. Diketahui bahwa hal ini berkaitan dengan peningkatan pubersitas dan juga selama kehamilan dan laktasi. Konsentrasi sirkulasi dan faktor periferal dari hormon sex juga berperan penting sebagai regulator. Reseptor dapat menaikkan atau menurunkan fungsi regulasi tergantung dari interaksi hormon dan reseptor.
2.2 Jenis dan Kegunaan
Walaupun estrogen dan progesteron penting bagi perkembangan fisik payudara selama kehamilan, kedua hormon ini juga mempunyai efek khusus untuk menghambat sekresi susu sebenarnya. Di pihak lain hormon prolaktin mempunyai efek yang tepat berlawanan, meningkatkan sekresi air susu. Hormon ini disekresikan oleh glandula pituitaria ibu dan konsentrasinya dalam darah ibu terus meningkat sejak minggu kelima kehamilan sampai kelahiran bayi, saat ini meningkat ke kadar sangat tinggi, biasanya sepuluh kali dari kadar tidak hamil dan normal. Disamping itu plasenta mensekresikan banyak somatotropin korionik manusia, yang juga mempunyai sifat laktogenik ringan, jadi menyokong prolaktin dari pituitaria ibu. Bahkan hanya beberapa mililiter cairan disekresikan tiap hari sampai bayi lahir. Cairan ini dinamakan kolostrum. Kolostrum pada hakekatnya mengandung protein dan laktosa yang sama jumlahnya seperti susu, tetapi hampir tidak mengandung lemak, dan kecepatan maksimum pembentukannya sekitar 1/100 kecepatan pembentukan susu selanjutnya.
Tidak adanya laktasi selama kehamilan disebabkan efek penekanan progesteron dan estrogen, yang disekresikan dalam jumlah sangat besar selama plasenta masih dalam uterus dan yang benar-benar mengurangi efek laktogenik prolaktin dan somatomamotropin korionik manusia. Akan tetapi, segera setelah bayi dilahirkan, hilangnya estrogen dan progesteron yang disekresi plasenta secara mendadak sekarang memungkinkan efek laktogenik prolaktin dari kelenjar hipofisis ibu mengambil peranan alamiahnya dan dalam dua atau tiga hari kelenjar mammae mulai menyekresikan susu dalam jumlah besar sebagai ganti kolostrum.
Setelah kelahiran bayi, kadar basal sekresi prolaktin kembali ke kadar sebelum hamil dalam beberapa minggu berikutnya. Setiap ibu menyusukan bayinya isyarat syaraf dari putting susu ke hipotalamus menyebabkan gelora sekresi prolaktin hampir sepuluh kali lipat yang berlangsung sekitar satu jam. Sebaliknya prolaktin bekerja atas payudara untuk menyiapkan susu bagi periode pnyusuan berikutnya. Bila gelora prolaktin ini tak ada, jika ia dihambat sebagai akibat kerusakan hipotalamus atau hipofisis, atau jika penyusuan tidak kontinyu maka payudara kehilangan kesanggupannya untuk menghasilkan susu dalam beberapa hari. Tetapi produksi susu dapat kontinyu selama beberapa tahun jika anak mengisap secara kontinyu, tetapi normalnya kecepatan pembentukan susu sangat menurun dalam tujuh sampai sembilan bulan.
2.2.1 Fungsi Hormon Prolaktin
·         Berperan dalam pembesaran alveoli dalm kehamilan
·         Mempengaruhi inisiasi kelenjar susu dan mempertahankan laktasi.
·         Menstimulasi sel di dalam alveoli untuk memproduksi ASI
·         Hormon ini juga mengatur metabolisme pada ibu, sehingga kebutuhan zat oleh
2.3 Mekanisme Hormon Prolaktin
Ketika bayi menyusu, rangsangan sensorik itu dikirim ke otak. Otak kemudian bereaksi mengeluarkan hormon Prolaktin yang masuk ke dalam aliran darah menuju kembali ke payudara. Hormon Prolaktin merangsang sel-sel pembuat susu untuk bekerja, memproduksi susu.
Sel-sel pembuat susu sesungguhnya tidak langsung bekerja ketika bayi menyusu. Sebagian besar hormon Prolaktin berada dalam darah selama kurang lebih 30 menit, setelah proses menyusui. Jadi setelah proses menyusu selesai, barulah sebagian Prolaktin terdapat ada sebagian besar hewan termasuk manusia. Prolaktin, hormon pertumbuhan (Growth Hormone) dan Placental Lactogen (PL atau chorionic somatomammotropin (CS)), merupakan anggota dari hormon polipeptida berdasarkan sekuen asam amino yang homolog. Prolactin diproduksi oleh sel yang terdapat pada anterior pituitary, fungsi utama dari hormon prolaktin yaitu menginduksi dan pemeliharaan laktasi pada mamalia.
Kelenjar pituitary adalah suatu struktur yang terletak dasar otak. Pada kebanyakan vertebrata, kelenjar ini terdiri atas tiga lobus: anterior, intermediet dan posterior. Lobus intermediet terdapat dalam kelenjar pituitari bayi tetapi pada orang dewasa hanya merupakan sisa (vestige). Meskipun kecil ukuranya, kelenjar pituitari memegang peranan penting dalam koordinasi kimia tubuh. Sering disebut ”nahkoda” (master gland), karena banyak sekresinya mengontrol kelenjar endokrin lainnya.
Sejumlah penelitian telah dilakukan mengenai kelenjar pituitari. Beberapa hormon dihasilkan dari lobus anterior, salah satunya yaitu hormon prolaktin.


2.4 Indikasi dan Kontra Indikasi
2.4.1 Indikasi
Pembentukan air susu pada pria atau wanita yang tidak sedang dalam masa menyusui.
2.4.2 Kontra indikasi
Penyebabnya adalah prolaktinoma (tumor yang menghasilkan prolaktin) pada kelenjar hipofisa. Pada saat terdiagnosis biasanya prolaktinoma ini ukurannya kecil, tetapi pada pria tumor ini cenderung membesar. Pembentukan prolaktin yang berlebihan dan terjadinya galaktore juga bisa dirangsang oleh obat-obatan seperti fenotiazin, obat tertentu untuk tekanan darah tinggi (terutama metildopa) dan narkotik. Penyebab lainnya yang mungkin adalah hipotiroidisme.
2.5 Mekanisme Kerja
Pada organ glandula mamae, prolaktin secara spesifik menstimulasi sintesis DNA dan proliferasi sel epitel, dan juga sintesis protein susu (casein, lactalbumin), asam lemak bebas, dan laktosa. Prolaktin secara spesifik menstimulasi laju transkripsi gen protein susu sehingga menyebabkan stabilisasi produksi mesengger RNA. Efek prolaktin pada sintesis DNA dan produksi kasein pada jaringan mammary in vitro digambarkan pada grafik berikut:
Efek prolaktin pada beberapa organ
Organ
Efek
Glandula mamae
Sintesis DNA

Proliferasi sel

Sintesis protein susu

Sintesis FFA

Sintesis laktosa
Tumor mammary
Prolaktin-induced protein
Ovary
Corpus Luteum:
Maintenance atau regresi
Limfosit
Immunostimulasi
Ovary dan testis
Steroid biosintesis
Liver
Sintesis RNA

Stimulasi dekarboksilasi ornitin
Ginjal, amnion, choroid plexus
Osmoregulasi
2.6 Terapi alam yang memiliki efek sejenis                                 
1. Nutrisi
Setelah makan dapat terjadi peningkatan kadar prolaktin. Protein yang terdapat di dalam suatu makanan sangat berperan terhadap pengeluaran prolaktin. Asam amino tirosin dan triptofan yang terdapat dalam protein, memiliki kemampuan memicu pengeluaran prolaktin. Makanan hanya meningkatkan prolaktin pada orang yang sehat saja. Selain makanan, minuman seperti bir juga memicu pengeluaran prolaktin.
2. Temperatur
20 menit setelah mandi sauna yang panas terjadi pengikatan prolaktin. Peningkatan suhu lingkungan selama 1 jam dari 27 derjat celcius menjadi 45 derajat celcius meningkatkan prolaktin sebanyak 53%.
3. Stres
Stress yang berkelanjutan dapat menyebabkan peningkatan prolaktin. Olah raga yang berat juga dapat meningkatkan prolaktin. Bila memakan makanan yang banyak mengandung lemak setelah olahraga yang berat, maka kadar prolaktin meningkat lebih tinggi dibandingkan memakan makanann yang kaya akan karbohidrat. Rangsangan pada payudara juga dapat meningkatkan kadar prolaktin.

BAB III
PENUTUP

1. Kesimpulan
Di dalam tubuh manusia, terdapat banyak macam hormon sesuai dengan fungsinya masing-masing. Pada makalah ini yang kami bahas adalah mengenai hormon prolaktin. Hormon prolaktin adalah suatu hormon yang dihasilkan oleh kelenjar pituitary di lobus anterior.  Fungsi utama hormon prolaktin adalah sebagai pelancar produksi air susu. Dengan adanya manajemen laktasi yang benar, dengan cara menyusukan bayi kapan pun bayi memerlukan, maka prolaktin akan semakin meningkat

2. Saran
Dikarenakan hormon prolaktin sangat penting dalam kehidupan manusia, terutama bagi ibu meyusui untuk membantu melancarkan dan meningkatkan produksi ASI, penulis memberikan saran sebagai berikut:

1. Kepada bidan selaku tenaga kesehatan
Bidan dapat menganjurkan kepada ibu-ibu untuk memberikan ASI saja kepada bayinya agar hormon prolaktin yang ada di dalam tubuhnya dapat meningkat.

2. Kepada ibu-ibu menyusui
Ibu-ibu menyusui tidak perlu mengkhawatirkan ketersediaan ASI yang dimilikinya. Mereka harus tetap menyusui anaknya sesering mungkin agar didapatkan hasil yang terbaik bagi ibu dan anaknya.

Selasa, 30 Oktober 2012

KELUHAN SELAMA KEHAMILAN

Kehamilan adalah sesuatu yang ditunggu oleh banyak pasangan namun terkadang kehamilan membuat sang calon ibu tidak nyaman, berikut KELUHAN SELAMA KEHAMILAN yang bisa di temuakan pada calon ibu dan penanganannya.
  1. Nyeri Ulu Hati

    Penyebab :
    peningkatan hormon estrogen dan progesteron sehingga motilitas otot polos gastro intestinal menurun (GI), asam lambung > menyebabkan ulcus dan nyeri ulu hati.

    Penanganannya :
    • Hindari makanan keras yang susah dicerna
    • Makan dengan porsi kecil 5 – 6 kali sehari
    • Hindari makanan yang merangsang, seperti pedas, lemak dan mengandung gas
    • Dapat juga diberikan vit. B kompleks, sedative, kalau perlu
  2. Rasa mual dan muntah (morning sickness)

    Ini terjadi pada bulan pertama kehamilan, timbul pada pagi hari yaitu saat perut kosong. Penyebabnya belum diketahui secara pasti, kemungkinan akibat dari perubahan hormonal, rasa mual dan muntah ini dapat kita jumpai pada 50-70% kehamilan.

    Penanganannya :
    • Hindari perut kosong atau perut dalam keadaan kenyang
    • Hindari rangsangan berupa bau-bauan
    • Hentikan kebiasaan merokok
    • Makan makanan kering yang mengandung RH sebelum bangun dari tempat tidur dan tetap di tempat tidur hingga tenang.
  3. Mengidam

    Peningkatan intake kalori karena perubahan psikologis selama kehamilan. Mengidam sering terjadi pada bulan pertama kehamilan, akan tetapi menghilang dengan semakin tuanya kehamilan.

    Penangannya :
    • Berikan nasehat akan makanan seimbang agar kebutuhan nutrisi terpenuhi
    • Berikan pengawasan pada klien untuk jenis makanan yang tidak merugikan secara ketat
    • Berikan intake protein
    • Berikan suplai zat besi dan vitamin
    • Konseling ke ahli gizi
    • Konseling kebutuhan emosional jika perlu
  4. Gangguan kencing

    Biasanya pada bulan pertama kehamilan ibu merasa ingin sering kencing. Ini terjadi karena kandung kencing tertekan oleh uterus yang mulai membesar, selain itu juga dipengaruhi oleh hormon Aldosteron yang dapat meningkatkan vaskularisasi pembuluh darah.

    Penangannya :
    • Kurangi minum waktu akan tidur, agar istirahat tidak terganggu
    • Kegel exercise otot pubis
    • Bila ada keluhan saat BAK tujuk ke dokter, gunakan pembalut kalau perlu
    • Tentramkan hati ibu dengan memberi penjelasan bahwa keadaan ini adalah fisiologis.
  5. Obstipasi

    Kesulitan BAB yang dialami oleh ibu hamil, disebabkan oleh otot tractus digestivus menurun akibat pengaruh hormon progesteron yang mengakibatkan motilitas sel. Cerna berkurang. Kateron lebih lama di usus, absorbsi air meningkat, dan pengeringan dari faeces, terjadi penekanan uterus terhadap colon dan rectum.

    Penangannya :
    • Berikan minum ± 6 gelas sehari
    • Diet mengandung tinggi serat
    • Exercise ringan
    • Tidak boleh memberikan obat-obat yang mengandung laxatif
    • Berikan penjelasan keadaan yang sedang dialami
  6. Epulis

    Hypertropi dan hyperemis pada gusi sampai dengan meningkatnya estrogen.

    Penangananya :
    • Berikan penjelasan bahwa hal ini adalah normal pada setiap kehamilan akan berhenti secara spontan sebelum melahirkan.
    • Perawatan gigi dan mulut yang baik, gunakan sikat yang lembut dan kumur air hangat.
    • Mengontrol gigi dengan teratur
    • Makanan yang seimbang, peemasukan buah-buahan segar dan cairan
    • Potong makanan yang keras dalam bentuk yang kecil
    • Merujuk klien dengan gangguan gigi serius.
  7. Varices

    Timbulnya varices dipengaruhi oleh faktor keturunan dalam masa kehamilan ditambah oleh faktor hormonal juga adanya bendungan vena dalam panggul.

    Penangananya :
    • Hindari bekerja sambil berdiri terlalu lama
    • Hindari pakaian yang terlalu ketat
    • Waktu istirahat kaki hendaknya ditinggikan dan tungkai jangan digantung
    • Gunakan stoking
  8. Flour Albus Meningkat

    Karena serviks dirangsang oleh hormon estrogen dan progesteron maka menjadi hypertropi dan hiperaktif mengeluarkan banyak mukosa. Umumnya peningkatan cairan dalam vagina pada kehamilan tanpa sebab patologis dan sering tidak menimbulkan keluhan.

    Penangananya :
    • Jaga kebersihan vulva dan pakaian dalam
    • Gunakan pembalut wanita
    • Rujuk ke dokter bila pengeluaran cairan berlebihan dan menyebabkan rasa gatal
  9. Mudah Lelah, Malaise, Fatique

    Tidak diketahui penyebabnya dengan jelas, mungkin adanya peningkatan estrogen dan progesteron, peningkatan HCG dan intake nutrisi yang kurang.

    Penangananya :
    • Cegah terjadinya anemi
    • Istirahat yang cukup
    • Intake nutrisi yang adekuat
    • Kolaborasi dengan dokter untuk pemberian roboransia
  10. Perubahan Payudara dan Perasaan Nyeri

    Penyebabnya karena hipertropi kelenjar mammae dan peningkatan vaskularisasi serta adanya hiperpigmentasi areola dan putting susu yang disebabkan oleh stimulasi hormon MSH (Melanophore Stimulating Hormone)

    Penangananya :
    • Sokong dengan BH ibu hamil dengan lapisan yang empuk untuk menahan payudara
    • Bersihkan areola dan putting susu dengan air hangat, baby oil dan keringkan.

Minggu, 28 Oktober 2012

15 Hewan Paling Unik Di Dunia

Hewan Paling Unik Di Dunia

1.
Solenodon
Solenodon adalah hewan mamlia yang beraktifitas pada malam hari, menggali, dan pemakan serangga. Hanya ada satu genus Solenodon yang dikenal, meskipun ada beberapa spesies lain yang muncul pada satu waktu dan sekarang dianggap sebagai sinonim dari pendahulunya.
Solenodon menarik perhatian para peneliti filogenetik karena karakteristik hewan ini berentensi dengan mamalia primitif, spesies mereka sangat dengan yang hidup pada akhir era dinosaurus.

2. Luwak Afrika

Luwak Afrika adalah hewan asli yang hidup di alam tropis Afrika. Tidak seperti kebanyakan spesies lain dari keluarga hewan ini, yang lebih menyerupai kucing, Luwak Afrika lebih menyerupai seekor anjing pendek.

Sama seperti semua jenis musang, hewan ini juga yang memiliki kelenjar perianal yang menghasilkan cairan civetone (digunakan dalam industri parfum), yang tersebar sebagai penanda di wilayahnya untuk mengklaim daerah kekuasaanya.

3.
Echidna Berparuh Panjang

Echidnas berparuh panjang adalah salah satu dari dua genus (genus Zaglossus) dari echidnas, monotremes berduri yang tinggal di New Guinea. Ada tiga spesies hidup dan dua spesies yang telah punah dalam genus ini. Echidnas adalah salah satu dari dua jenis mamalia yang bertelur.

4. Babi Laut

Scotoplanes atau yang lebih dikenal sebagai babi laut, adalah genus dari holothurian laut dalam (teripang). Makhluk laut ini seperti persilangan antara babi dan siput. Jika diperhatikan makhluk ini kelihatan lucu, ia seperti memiliki jari-jari manusia yang tumbuh keluar dari mulutnya.

5. Trenggiling

Trenggiling adalah mamalia jenis lain dari Pholidota. Hewan ini memiliki keratin dalam skala besar untuk melindungi kulit mereka dan satu-satunya mamalia dengan kemampuan adaptasi seeperti ini.

Mereka ditemukan
di daerah tropis Afrika dan Asia. Nama "trenggiling" berasal dari kata pengguling (bahasa Melayu).

Trenggiling
merupakan binatang nokturnal, yang menggunakan indra penciuman mereka untuk menemukan serangga. Trenggiling ekor panjang aktif di siang hari, dan biasanya menghabiskan sebagian besar waktu mereka untuk tidur, yakni dengan cara meringkukan tubuh menjadi seperti bola.


6. Ikan Vampir

Ikan Vampir adalah, hewan laut jenis cephalopoda yang ditemukan di lautan beriklim sedang dan tropis. Dengan mengerahkan filamen panjangnya, ikan Vampir dapat hanyut bersama arus di kegelapan laut.

Jika
filamennya tersenggol sesuatu, atau tergetar, hewan ini meresponya dengan gerakan akrobatik yang sangat cepat. Mereka mampu berenang dengan kecepatan setara dengan dua kali panjang tubuh per detik, dengan waktu percepatan lima detik. Namun, otot yang lemah membatasi stamina mereka.

7. Salamander Raksasa dari China


Salamander raksasa Cina adalah salamander terbesar di dunia, bisa mencapai panjang 180 cm (6 ft), meskipun jarang yang mencapai ukuran seperti itu untuk saat ini.

Endemik
sungai gunung berbatu dan danau di Cina ini sangat terancam karena mereka kehilangan habitat aslinya, polusi, dan penangkapan. Hewan ini dianggap sebagai makanan lezat dan digunakan dalam pengobatan tradisional Cina.


8. Badak Sumatera


Badak Sumatera adalah hewan yang sebagian besar hidupnya dijalani secara soliter, kecuali untuk kawin dan membesarkan anak. Ini adalah spesies badak yang paling vokal dan juga berkomunikasi melalui tanah untuk menandai wilayahnya dengan mengunakan kaki, berputar-putar hingga membentuk pola, dan meninggalkan kotoran.

Badak
menghabiskan sebagian besar waktunya dalam kubangan. Ketika lubang lumpur tidak tersedia, badak akan mengeruk genangan air dengan kaki dan tanduknya. Perilaku berkubang membantu badak untuk mempertahankan suhu tubuh dan melindungi kulitnya dari ektoparasit dari serangga.


9. Galago Besar

Galago besar adalah nama umum untuk tiga spesies primata jenis strepsirrhine. Mereka diklasifikasikan dalam genus Otolemur dalam keluarga Galagidae.

10. Lumba-lumba Sungai Amazon alias Boto

Lumba-lumba sungai Amazon, alias Bufeo, Bufeo Colorado, Boto, Boto Cor de Rosa, Boutu, Nay, Tonina, atau lumba-lumba merah muda, adalah endemik lumba-lumba sungai air tawar seperti Sungai Orinoco, Amazon dan Araguaia / Tocantins di Brasil, Bolivia , Peru, Ekuador, Kolombia dan Venezuela.
Lumba-lumba merah muda telah terdaftar sebagai hewan yang terancam punah akibat dari polusi, penangkapan serta perdagangan yang berlebihan, dan hilangnya habitat asli mereka. yang menarik, otak lumba-lumba sungai ini adalah 40% lebih besar dari otak manusia.

11. Mola-mola atau Ikan Matahari
Ikan matahari atau Mola-mola adalah ikan dengan tulang terberat di dunia. Ikan dewasa memiliki berat rata-rata 1.000 kg. Ikan matahari hidup dalam diet yang sebagian besar makanannya hanya terdiri dari ubur-ubur, tetapi karena diet ini sangat minim nutrisi, sementara mereka mengkonsumsinya dalam jumlah besar, ini membuat tubuh mereka tumbuh besar.

Betina dari spesies ini dapat memproduksi telur lebih banyak dari vertebrata manapun yang dikenal. Sunfish goreng buntal mirip miniatur, dengan sirip dada besar, sirip ekor dan duri seperti biasanya dari tubuh mola-mola dewasa.

12. Tasmania Devil

Tasmanian devil adalah hewan karnivora yang hidup di alam liar dan hanya ditemukan di pulau Tasmania Australia. Karena mereka dianggap sebagai ancaman terhadap ternak di Tasmania, mereka sering menjadi sasaran perburuan, hingga tahun 1941 hewan ini resmi dilindungi.

Sejak akhir 1990-an, penyakit tumor wajah telah mengurangi populasi
Tasmanian devil secara signifikan dan sekarang mengancam kelangsungan hidup spesies ini, dan sejak Mei 2009 Tasmanian devil dinyatakan terancam punah.

13. Aardvark

Aardvark adalah mamalia nokturnal asli Afrika. Hewan ini merupakan makhluk soliter yang hampir seluruh makanannya hanya terdiri dari semut dan rayap, untuk buah mereka hanya makan mentimun aardvark.
Aardvarks dapat hidup lebih dari 24 tahun di penangkaran.
 
14. TIKUS MONDOK BERHIDUNG BINTANG (Condylura cristata)
Tikus mondok ini mempunyai bulu-bulu anti air berwarna coklat kehitaman dan kaki berukuran besar serta ekor yang panjang dan tebal yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan lemak untuk musim semi.
Tentakel2 di hidungnya sangat sensitif dan dilapisi oleh organ2 sensor Eimer. Diameter hidungnya sekitar 1 cm dengan hampir 25,000 organ sensor pada 22 tentakelnya.
Tikus mondok ini tidak mempunyai kemampuan penglihatan jadi alat2 sensor inilah yang digunakan untuk mendeteksi mangsanya yang berukuran kecil seperti serangga air, cacing dan moluska.
Merupakan binatang tercepat dalam memangsa mangsanya, paling cepat hanya membutuhkan 120 milidetik untuk mengetahui keberadaaan mangsanya dan kemudian memakannya. Otaknya dapat memutuskan suatu mangsa dapat dimakan atau tidak dalam waktu 8 milidetik. Kecepatan ini adalah batas kecepatan dari sel-sel syaraf di otak dalam mentransmisikan informasi. Tikus ini juga memiliki kemampuan untuk mencium mangsa di bawah air. Hal ini dilakukan dengan mengeluarkan gelembung udara ke mangsanya atau mencium jejak mangsanya dan kemudian menghirup gelembung udara tadi kembali untuk mencium bau mangsanya.

15. KODOK PENGGALI LIANG MEKSIKO
Tidak seperti kodok2 lainnnya, kodok ini mempunyai kaki bertanduk, mirip dengan sekop, membantunya untuk menggali liang. Kodok ini menghabiskan sebagian besar waktunya di dalam tanah. Mereka akan menempuh jarak 1,6 kilometer untuk mencari sumber air yang cocok untuk bertelur.